Kreatif

Buatlah hal yang menarik

Selasa, 04 Februari 2014

Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences)

        Setipa orang tua berharap agar anakanya menjadi manusia yang sukses dan sejahtera nantinya, tapi apakah para orang tua tahu menjadi apa anaknya nanti?..
Semua itu dapat kita wujudkan dengan potensi yang dimiliki pada setiap anak, harus dipahami setiap anak memiliki kecerdasan yang berbeda untuk mewujudkan cita-cita sekaligus mengetahui jati dirinya.
         Banyak yang menyangka bahwa sebuah kecerdasan itu diukur berdasarkan hasil tes IQ, sehingga banyak orang tua yang berusaha agar anak-anaknya memiliki IQ setinggi mungkin. Padahal kecerdasan yang diukur dengan IQ bukan satu-satunya penentu keberhasilan seseorang. Banyak orang yang berhasil dengan IQ yang tidak terlalu tinggi.
Kecerdasan tidak hanya dipandang sebagai kemampuan intelektual, tetapi juga kemampuan lain yang terkait dengan kemampuan memecahkan masalah. Jika kecerdasan hanya  dilihat dari aspek inetelektual saja, maka tidak akan banyak memberi sumbangan pada kesusksesan hidup, oleh karena itu berkembanglah beberapa bentuk kecerdasan lain yang tidak hanya mengungkap aspek-aspek kognitif, tetepi juga aspek moral, sosial, emosional dan spiritual.
Ada delapan bentuk kecerdasan manusia yang ditemukan oleh Howard Gardner pada tahun 1983 yang berkembang dengan nama multiple intelligence atau kecerdasan majemuk yakni:
  1. Kecerdasan Bahasa
  2. Kecerdasan Matematis-logis
  3. Kecerdasan Visual Spasial
  4. Kecerdasan Kinestetik-jasmani
  5. Kecerdasan Musik
  6. Kecerdasan Interpersonal
  7. Kecerdasan Intrapersonal
  8. Kecerdasan Natural
 

Jadi ada 8 kecerdasan majemuk yang dimiliki pada setiap anak, dalam kecerdasan tersebut setiap anak telah dianugrahkan kecerdasan yang dominan yang berpotensi menjadi manusia yang sukses nantinya, Jadi kenalilah potensi yang anak anda miliki!

1. Kecerdasan Bahasa
Kecerdasan Bahasa adalah kemampuan menggunakan kata-kata secara efektif, baik secara lisan maupun tertilis. Kecerdasan ini meliputi kemampuan menggunakan tata bahasa, bunyi bahasa, makna bahasa, dan penggunaan praktis bahasa. Dalam kehidupan sehari-hari kecerdasan bahasa bermanfaat untuk berbicara, mendengarkan, membaca dan menulis.
Kemampuan yang terkait dengan kecerdasan bahasa adalah antara lain seperti:
  • Kelancaran berbicara, bercerita
  • Penguasaan kosakata yang bervariasi (bermacam-macam)
  • Kemampuan pada permainan yang terkait dengan kata dan bahasa
Untuk mengembangkan kemampuan berbahasa anak, ada berbagai permainan yang dapat diterapkan dengan harapan permainan yang dilakukan akan dapat menstimulasi dengan mengajak berkomunikasi atau berbicara sehingga anak mampu menyampaikan ide, harapan atau keinginanannya.





2. Kecerdasan Matematis-Logis
Kecerdasan matematis-logis adalah kecerdasan yang melibatkan keterampilan mengolah angka dengan baik dan atau kemahiran menggunakan penalaran atau logika dengan benar. Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada hubungan logis, hubungan sebab akibat, dan logika-logika lainnya. Proses yang digunakan dalam kecerdasan matematis-logis ini antara lain klasifikasi (penggolongan/pengelompokan), pengambilan kesimpulan dan perhitungan.
Beberapa kecerdasan yang terkait dengan kecerdasan matematika-logika antara lain:
  • Membilang (mengurutkan angka dari kecil ke besar misalnya dari 1-20)
  • Mengenal konsep matematika secara sederhana misalnya konsep penjumlahan dan pengurangan
  • Mengenal konsep logika matematika sederhana misalnya lebih besar, lebih kecil, sedikit, banyak, jauh, dekat, panjang, pendek, dan lain-lain.


3. Kecerdasan Visual-Spasial
Kecerdasan ini merupakan kemampuan memahami bangun tiga dimensi (ruang secara tepat). Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada warna, garis, bentuk, ruang dan hubungan antar unsur-unsur tersebut. Kecerdasan ini meliputi kemampuan membeyangkan, dan menyampaikan ide dalam bentuk gambar dua mapun tiga dimensi.
Kemampuan yang terkait dengan kecerdasan visual-spasial adalah:
  • Mengenal bentuk, misalnya bentuk-bentuk geometri (bola, lingkaran, balok, wajik, segitiga, kubus, dll)
  • Mengenal warna
  • Membuat bentuk atau rancang bangun


4. Kecerdasan Kinestetik-Jasmani
Kecerdasan ini merupakan keahlian menggunakan seluruh tubuh untuk menyampaikan ide dan perasaan, dan keterampilan menggunakan tangan untuk menciptakan atau mengubah suatu bentuk. Kecerdasan ini meliputi kemampuan fisik yang khusus, seperti koordinasi, keseimbngan, keterampilan, kekuatan, kelenturan, dan kecepatan maupun kemampuan menerima rangsangan panca indera.



5. Kecerdasan Musik
Kecerdasan ini merupakan kemampuan memahami, membedakan, mengubah dan mengungkapkan bentuk-bentuk musikal. Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada irama, pola titi nada dan melodi, dan warna nada atau warna suara lagu. Seseorang yang memiliki kecerdasan musik yang tinggi memiliki kemampuan yang baik dalam bernyanyi, bersenandung, dan bersiul atau bersuara-suara kecil, memainkan sebuah lagu, menggerak-gerakkan tubuh sesuai irama atau ikut bernyanyi dan memainkan alat musik.



6. Kecerdasan Interpersonal
kerjasama
Kecerdasan interpersonal merupakan kemampuan memahami dan membedakan suasana hati, kehendak, motivasi dan perasaan orang lain. Kecerdasan ini meliputi kepekaan terhadap ekspresi wajah, suara, maupun gerak isyarat tertentu. Individu yang memiliki kemampuan tinggi pada kecerdasan ini dapat memahami orang lain, sering menjadi pemimpin diantara teman-temannya, mengorganisasi dan berkomunikasi dengan tepat.


7. Kecerdasan Intrapersonal
Kecerdasan intrapersonal merupakan kemampuan memahami diri sendiri dan bertindak berdasarkan pemahaman tersebut. Kecerdasan ini meliputi kemampuan memahami kekuatan dan keterbatasan diri, kesadaran akan suasana hati, kehendak, motivasi, sifat, keinginan, serta kemampuan berdisiplin diri, dan menghargai diri.


8. Kecerdasan Natural
Kecerdasan natural merupakan kemampuan mengenali dan mengkategorikan hewan atau tumbuhan di lingkungan sekitar. Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada gejala alam, seperti cuaca, bentuk awan, dan gunung-gunung.
 
Perlu kita pahami sekali lagi bahwa setiap anak dilahirkan untuk menjadi manusia yang cerdas,  yang berguna, dapat saling membantu, dan mengisi kehidupan di dunia.
Tuhan telah menganugrahkan kecerdasan dan potensi yang dimiliki setiap anak. Jadi didiklah anak anda secara tepat.
 

0 komentar:

Posting Komentar