Setipa orang tua berharap agar anakanya menjadi manusia yang sukses dan sejahtera nantinya, tapi apakah para orang tua tahu menjadi apa anaknya nanti?..
Semua itu dapat kita wujudkan dengan potensi yang dimiliki pada setiap anak, harus dipahami setiap anak memiliki kecerdasan yang berbeda untuk mewujudkan cita-cita sekaligus mengetahui jati dirinya.
Banyak yang menyangka bahwa sebuah
kecerdasan itu diukur berdasarkan hasil tes IQ, sehingga banyak orang tua yang
berusaha agar anak-anaknya memiliki IQ setinggi mungkin. Padahal kecerdasan
yang diukur dengan IQ bukan satu-satunya penentu keberhasilan seseorang. Banyak
orang yang berhasil dengan IQ yang tidak terlalu tinggi.
Kecerdasan tidak hanya dipandang
sebagai kemampuan intelektual, tetapi juga kemampuan lain yang terkait dengan
kemampuan memecahkan masalah. Jika kecerdasan hanya dilihat dari aspek
inetelektual saja, maka tidak akan banyak memberi sumbangan pada kesusksesan
hidup, oleh karena itu berkembanglah beberapa bentuk kecerdasan lain yang tidak
hanya mengungkap aspek-aspek kognitif, tetepi juga aspek moral, sosial,
emosional dan spiritual.
Ada delapan bentuk kecerdasan
manusia yang ditemukan oleh Howard Gardner pada tahun 1983 yang berkembang
dengan nama multiple intelligence atau kecerdasan majemuk yakni:
- Kecerdasan Bahasa
- Kecerdasan Matematis-logis
- Kecerdasan Visual Spasial
- Kecerdasan Kinestetik-jasmani
- Kecerdasan Musik
- Kecerdasan Interpersonal
- Kecerdasan Intrapersonal
- Kecerdasan Natural
Jadi ada 8 kecerdasan majemuk yang dimiliki pada setiap anak, dalam kecerdasan tersebut setiap anak telah dianugrahkan kecerdasan yang dominan yang berpotensi menjadi manusia yang sukses nantinya, Jadi kenalilah potensi yang anak anda miliki!
1. Kecerdasan Bahasa
Kecerdasan Bahasa adalah kemampuan
menggunakan kata-kata secara efektif, baik secara lisan maupun tertilis.
Kecerdasan ini meliputi kemampuan menggunakan tata bahasa, bunyi bahasa, makna
bahasa, dan penggunaan praktis bahasa. Dalam kehidupan sehari-hari kecerdasan
bahasa bermanfaat untuk berbicara, mendengarkan, membaca dan menulis.
Kemampuan yang terkait dengan
kecerdasan bahasa adalah antara lain seperti:
- Kelancaran berbicara, bercerita
- Penguasaan kosakata yang bervariasi (bermacam-macam)
- Kemampuan pada permainan yang terkait dengan kata dan bahasa
Untuk mengembangkan kemampuan
berbahasa anak, ada berbagai permainan yang dapat diterapkan dengan harapan
permainan yang dilakukan akan dapat menstimulasi dengan mengajak berkomunikasi
atau berbicara sehingga anak mampu menyampaikan ide, harapan atau
keinginanannya.
2. Kecerdasan Matematis-Logis
Kecerdasan matematis-logis adalah
kecerdasan yang melibatkan keterampilan mengolah angka dengan baik dan atau
kemahiran menggunakan penalaran atau logika dengan benar. Kecerdasan ini
meliputi kepekaan pada hubungan logis, hubungan sebab akibat, dan logika-logika
lainnya. Proses yang digunakan dalam kecerdasan matematis-logis ini antara lain
klasifikasi (penggolongan/pengelompokan), pengambilan kesimpulan dan
perhitungan.
Beberapa kecerdasan yang terkait
dengan kecerdasan matematika-logika antara lain:
- Membilang (mengurutkan angka dari kecil ke besar misalnya dari 1-20)
- Mengenal konsep matematika secara sederhana misalnya konsep penjumlahan dan pengurangan
- Mengenal konsep logika matematika sederhana misalnya lebih besar, lebih kecil, sedikit, banyak, jauh, dekat, panjang, pendek, dan lain-lain.
3. Kecerdasan Visual-Spasial
Kecerdasan ini merupakan kemampuan
memahami bangun tiga dimensi (ruang secara tepat). Kecerdasan ini meliputi
kepekaan pada warna, garis, bentuk, ruang dan hubungan antar unsur-unsur
tersebut. Kecerdasan ini meliputi kemampuan membeyangkan, dan menyampaikan ide
dalam bentuk gambar dua mapun tiga dimensi.
Kemampuan yang terkait dengan
kecerdasan visual-spasial adalah:
- Mengenal bentuk, misalnya bentuk-bentuk geometri (bola, lingkaran, balok, wajik, segitiga, kubus, dll)
- Mengenal warna
- Membuat bentuk atau rancang bangun
4. Kecerdasan Kinestetik-Jasmani
Kecerdasan
ini merupakan keahlian menggunakan seluruh tubuh untuk menyampaikan ide dan
perasaan, dan keterampilan menggunakan tangan untuk menciptakan atau mengubah
suatu bentuk. Kecerdasan ini meliputi kemampuan fisik yang khusus, seperti
koordinasi, keseimbngan, keterampilan, kekuatan, kelenturan, dan kecepatan
maupun kemampuan menerima rangsangan panca indera.
5. Kecerdasan Musik
Kecerdasan
ini merupakan kemampuan memahami, membedakan, mengubah dan mengungkapkan
bentuk-bentuk musikal. Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada irama, pola titi
nada dan melodi, dan warna nada atau warna suara lagu. Seseorang yang memiliki
kecerdasan musik yang tinggi memiliki kemampuan yang baik dalam bernyanyi,
bersenandung, dan bersiul atau bersuara-suara kecil, memainkan sebuah lagu,
menggerak-gerakkan tubuh sesuai irama atau ikut bernyanyi dan memainkan alat
musik.
6. Kecerdasan Interpersonal
kerjasama
Kecerdasan interpersonal merupakan
kemampuan memahami dan membedakan suasana hati, kehendak, motivasi dan perasaan
orang lain. Kecerdasan ini meliputi kepekaan terhadap ekspresi wajah, suara,
maupun gerak isyarat tertentu. Individu yang memiliki kemampuan tinggi pada
kecerdasan ini dapat memahami orang lain, sering menjadi pemimpin diantara
teman-temannya, mengorganisasi dan berkomunikasi dengan tepat.
7. Kecerdasan Intrapersonal
Kecerdasan
intrapersonal merupakan kemampuan memahami diri sendiri dan bertindak
berdasarkan pemahaman tersebut. Kecerdasan ini meliputi kemampuan memahami
kekuatan dan keterbatasan diri, kesadaran akan suasana hati, kehendak,
motivasi, sifat, keinginan, serta kemampuan berdisiplin diri, dan menghargai
diri.
8. Kecerdasan Natural
Kecerdasan
natural merupakan kemampuan mengenali dan mengkategorikan hewan atau tumbuhan
di lingkungan sekitar. Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada gejala alam,
seperti cuaca, bentuk awan, dan gunung-gunung.
Perlu kita pahami sekali lagi bahwa setiap anak dilahirkan untuk menjadi manusia yang cerdas, yang berguna, dapat saling membantu, dan mengisi kehidupan di dunia.
Tuhan telah menganugrahkan kecerdasan dan potensi yang dimiliki setiap anak. Jadi didiklah anak anda secara tepat.






0 komentar:
Posting Komentar